Fungsi Pelican Crossing

Mengenal Fungsi Pelican Crossing dalam Berkendara

Pemprov DKI Jakarta berencana akan mengganti jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bundaran HI dengan pelican crossing. Hal ini disebut oleh Gubernur DKI Jakarta bertujuan agar pandangan ke patung selamat datang tidak terganggu, mengingat patung itu jadi simbol penyambut peserta Asian Games. Hal lainnya adalah Pelican Crossing lebih ramah terhadap penyandang difabel, baik pengguna kursi roda, ibu hamil, warga lanjut usia, dan lainnya.

Meskipun sudah banyak diaplikasikan di beberapa jalan, tetapi penyeberangan orang dengan tipe Pelican Crossing mungkin masih asing bagi Anda. Sebagai informasi Pelican Crossing merupakan penyeberangan yang diatur dengan tombol dan lampu lalu lintas. Pelican Crossing merupakan kepanjangan dari Pedestrian Light Controlled Crossing. Ketika pejalan kaki ingin menyeberang jalan , mereka harus menekan tombol khusus yang disediakan sehingga lampu lalu lintas menyala merah yang mengisyaratkan kendaraan bermotor harus berhenti, sementara pejalan kaki menyeberang jalan.
Nah ketika mendekati Pelican Crossing, segera kurangi kecepatan. Pengendara harus melihat kondisi lampu lalu lintas. Jika berwarna merah maka segera berhenti dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberangi jalan. Waktu Anda menunggu penyebrang jalan melintas pada Pelican Crossing maksimal 40 detik, tergantung dari rata-rata ramai tidaknya penyebrang jalan atau besar-kecilnya ukuran jalan tersebut.

Dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 131 ayat (2) disebutkan, pejalan kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang jalan di tempat penyeberangan, hal termasuk jika menyeberang di Pelican Crossing.

Sedangkan dalam pasal 284 Undang-undang yang sama, pengendara kendaraan bermotor yang tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau sepeda dapat dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

Jadi secara hukum dan etika, sebagai pengendara kendaraan bermotor tentunya harus mentaati aturan yang ada, terutama karena hal tersebut ditujukan untuk keselamatan semua pemakai jalan.

(Visited 33 times, 1 visits today)

Write a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *